Di-Komplain-Penggemar-Tidak-Membuat-Niat-Berhijab-Pudar

Artis dan presenter cantik asal Bandung, Nuri Maulida Alhamdulillah kini sudah berhijab. Tetapi keputusan berhijabnya membuat beberapa penggemar komplen dan mengkritik penampilan barunya. Bahkan tidak sedikit yang mencela hingga berhenti menjadi penggemar. Lantas apa yang dilakukan Nuri?

Ditemui disela-sela syuting Khazanah Islam TvOne, Nuri yang saat itu tampil cantik memakai balutanbusana dan hijab Zoya menceritakan pengalamannya saat pertama kali memutuskan untuk berhijab.

“Keputusan berhijab ini Saya lakukan saat umrah, saat itu saya merenung didepan ka’bah, introspeksi diri sendiri merasa begitu banyak kekurangan dan kesalahan yang selama ini dilakukan. Kemudian tiba-tiba Saya teringat pada Alm. Ayah, karena sewaktu Ayah meninggal Saya tidak ada karena sedang syuting, padahal keluarga sudah menghubungi saat Ayah masuk rumah sakit tapi saya mengatakan nanti dulu masih syuting. Saat itu saya benar-benar disibukkan sekali dengan pekerjaan, padahal disana Ayah sedang menanti kehadiran anaknya untuk yang terakhir kali. Dari situ saya sangat menyesal karena saya lebih mementingkan dunia daripada orang tua.”

“Akhirnya Saya berniat untuk berubah termasuk menghijabkan penampilan, karena memang kewajiban wanita muslim itu adalah berhijab, walaupun ibadah yang lainnya belum baik tapi setidaknya Saya sudah mau melangkah untuk berhijab. Mudah-mudahan ini merupakan langkah awal agar Saya bisa merubah kekurangan ibadah lain”

Lalu bagaimana dengan tanggapan para penggemar? Nuri menjawab sambil tersenyum pada tim zoya. “Jujur tidak sedikit memang yang memberi tanggapan negatif terhadap keputusan ini. Tapi saya menanggapinya dengan sikap tidak dengan ucapan, biarkan mereka yang menilai sendiri. Saya pun masih terus belajar istiqomah. Untuk menuju istiqomah pasti melakukan fase yang tersulit, bukan hanya berhijab, contohnya sholat saja, terkadang kita masih menunda-nunda karena pekerjaan bahkan karena terbiasa menunda akhirnya lupa atau sudah kehabisan waktu. Maka sama halnya dengan berhijab, kembalilah pada niat ibadah karena Allah, karena jika sudah diniatkan dengan benar, godaan apapun pasti kita akan bisa melewatinya.”

“Tapi bagi penggemar lain, keputusan Saya ini Alhamdulillah menjadi inspirasi bagi mereka, mereka menjadi terbuka hatinya untuk ikut berhijab, termasuk assisten Saya yang tidak lain pada awalnya dia juga salah satu penggemar Saya katanya” ungkapnya sambil tersenyum merangkul sang assisten.

“Tidak ada alasan bagi mereka untuk menunda berhijab, kalau dikatakan sekarang hijab sudah fashionable itu pasti, contohnya Zoya yang hadir memberikan solusi bagi para muslimah dengan pilihan busana dan hijab yang memiliki bahan serta kualitas terbaik. Style hijabnya pun sudah tidak dipertanyakan lagi, Zoya memang luar biasa. Pertahankan bahan dan kualitas yang sudah ada, kemudian kembangkan terus kreatifitas style hijabnya.” ujar Nuri

So dear, dari kisah Nuri Maulida ini ada hikmah yang dapat kita ambil, bahwa hijab sama sekali tidak membatasi profesi dan tidak menghalangi rezeki. Biarkan orang lain menganggap negatif, yang penting Allah memberikan nilai positif bagi kita. Tunggu apalagi, yang belum berhijab, berhijablah sekarang!

tips-cara-make-up-untuk-wanita-berjilbab

Make Up merupakan salah satu komponen penting dalam setiap penampilan wanita. Dengan make up yang baik dan benar bisa membuat wanita tampil lebih percaya, diri begitupun sebaliknya.  Setiap wanita memiliki karakteristik wajah yang berbeda, agar tampil Matching perlakuan make up nya pun juga berbeda. Begitu pula dengan busana yang dikenakan, wanita berjilbab memiliki sedikit perlakuan khusus dalam merias wajah. Seperti apa cara make up yang baik dan benar untuk wanita berjilbab ?

Berikut adalah tips Cara Make Up untuk Wanita Berjilbab

1. Mata
Bagi Anda yang memakai jilbab, sekitar mata adalah bagian yang dapat terlihat dengan jelas. Karena itu pertimbangkan untuk merapihkan alis Anda. Jika alis Anda berantakan tentu akan mempengaruhi bentuk wajah Anda secara keseluruhan. Gunakan pensil alis untuk menegaskan bentuk alis, hindari membuat tato alis, karena terkesan tidak alami.

Untuk riasan mata, Anda bisa menggunakan eye shadow dengan warna yang sesuai dengan pakaian yang Anda kenakan. Agar mata semakin cantik, tambahkan eye liner dan maskara pada bulu mata Anda. Sebelumnya jangan lupa jepit bulu mata agar lebih lentik. Seperti kita ketahui mayoritas wanita timur tengah yang menggunakan jilbab sangat pandai dalam merias mata mereka agar terlihat lebih cantik, ini adalah tips dan trick kecantikan mata ala wanita timur tengah.

A. Eye lashes
Jika bulu mata Anda sudah cukup lentik dan tebal, maka Anda tinggal menggunakan maskara warna hitam atau dark brown untuk membuatnya tampak tajam. Tidak memiliki bulu mata yang demikian? Tambahkan saja bulu mata palsu. Pilihlah yang tidak terlalu panjang, namun cukup lebat.

Jangan lupa untuk membentuknya lebih dahulu dengan menggunting sisi kanan-kirinya agar sesuai dengan bentuk mata Anda. Kemudian jepit dengan penjepit bulu mata agar menyatu dengan bulu mata Anda, dan aplikasikan maskara warna gelap senada dengan eye liner dan eye brow.

B. Eye liner
Sudah jelas fungsi eye liner ini sebagai penegas mata, maka Anda wajib menggunakannya. Alih-alih menggunakan pensil eye liner saja, Anda memerlukan kombinasi dari beberapa eye liner yaitu liquid, pensil dan bubuk. Langkah pertama gunakan eye liner bubuk atau eye shadow yang berwarna senada menggunakan kuas kecil yang berujung kotak dan tipis. Aplikasikan dari tengah kelopak ke arah sudut luar mata, bagian atas dan bawah.

Beri ekor menyudut di sudut luar mata. Langkah kedua, gunakan pensil eye liner untuk membingkai bagian tengah kelopak ke arah sudut dalam mata. Eye liner dari Timur Tengah memiliki kekuatan warna tersendiri yang membuat Anda terlihat berbeda. Terakhir, pertegas garis mata dengan liquid eye liner, aplikasikan dari tengah kelopak ke arah sudut luar mata, bagian atas dan bawah.

C. Eye brow
Terakhir, jangan lewatkan alis Anda. Bentuk alis menjadi terangkat dan bersudut (bukan setengah lingkaran). Beri eye shadow berwarna shimmery white di bawah alis, tepat di tulang mata Anda. Jangan melebihi panjang alis.

Kemudian pertegas alis bukan dengan pensil alis, melainkan dengan eye shadow yang sewarna dengan maskara dan eye liner Anda, aplikasikan dengan kuas kecil yang berujung bulat. Tidak hanya kelopak mata yang cantik, kini Anda mendapatkan keseluruhan Arabic eyes yang cantik, tegas dan misterius

2. Bibir
Lipstik dapat mempercerah wajah Anda, karena itu pilih lipstik dengan warna natural alami. Sebelum memakai lipstik jangan lupa untuk menggunakan lipbalm terlebih dahulu supaya kelembaban bibir tetap terjaga. Jika Anda ingin menyoroti riasan pada bibir, maka hindari riasan yang menonjol pada mata, begitu juga sebaliknya, untuk menghindari kesan terlalu heboh pada riasan.

3. Shadow dan shading
Shading dalam riasan dapat menentukan baik atau tidaknya hasil akhir. Perhatikan bentuk wajah Anda. Shading dapat memberikan efek cekung dan kecil pada wajah Anda. Jika Anda memiliki wajah oval atau panjang, gunakan dasar foundation dengan warna lebih gelap dari warna wajah asli.

Namun jika Anda memiliki bentuk wajah segitiga, shading tetap diberikan pada ujung dagu. Untuk shadow, agar tidak terlihat pucat, Anda bisa mengoleskan blush on dengan warna pink muda atau orange.

Selamat Mencoba..  Semoga pesona anggun selalu terpancar dari dalam diri Anda sehingga Anda tetap bangga mengenakan jilbab. (Sumber : Tutorial Hijab Modern)

 

hijab(2)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya):

Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)

1.Hijab Itu Adalah Ketaatan Kepada Allah Dan Rasul

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya): “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya): “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yanga artinya): “Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Wanita itu aurat” maksudnya adalah bahwa ia harus menutupi tubuhnya.

2.Hijab Itu ‘Iffah (Kemuliaan)

Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat). Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), “karena itu mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa fitnah dan kejahatan bagi mereka.

3.Hijab Itu Kesucian

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mu’min, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hatipun tidak berhasrat. Pada saat seperti ini, maka hati yang tidak melihat akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat itu lebih nampak, karena hijab itu menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Q.S. Al-Ahzab: 32)

4.Hijab Itu Pelindung

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan”

Sabda beliau yang lain (yang artinya): “Siapa saja di antara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya.”

Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.

5.Hijab Itu Taqwa

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman(yang artinya): “Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (Q.S. Al-A’raaf: 26)

6.Hijab Itu Iman

Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak berfirman kecuali kepada wanita-wanita beriman (yang artinya):“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman.” (Q.S. An-Nur: 31).

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman (yang artinya): “Dan istri-istri orang beriman.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Dan ketika wanita-wanita dari Bani Tamim menemui Ummul Mu’minin, Aisyah radhiyallahu anha dengan pakaian tipis, beliau berkata: “Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.”

7.Hijab Itu Haya’ (Rasa Malu)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.

Sabda beliau yang lain (yang artinya):“Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga.”

Sabda Rasul yang lain (yang artinya): “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”

8.Hijab Itu Perasaan Cemburu

Hijab itu selaras dengan perasaan cemburu yang merupakan fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju kepada istri dan anak wanitanya. Berapa banyak peperangan terjadi pada masa Jahiliyah dan masa Islam akibat cemburu atas seorang wanita dan untuk menjaga kehormatannya. Ali bin Abi Thalib Radiyallahu ‘anhu berkata: “Telah sampai kepadaku bahwa wanita-wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang ‘ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu? Sesungguhnya tidak ada kebaikan pada seseorang yang tidak memiliki perasaan cemburu.”

Beberapa Syarat Hijab Yang Harus Terpenuhi:

1. Menutupi seluruh anggota tubuh wanita -berdasarkan pendapat yang paling kuat.

2. Hijab itu sendiri pada dasarnya bukan perhiasan.

3. Tebal dan tidak tipis atau trasparan.

4. Longgar dan tidak sempit atau ketat.

5. Tidak memakai wangi-wangian.

6. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.

7. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.

8. Tidak bermaksud memamerkannya kepada orang-orang.

Jangan Berhias Terlalu Berlebihan(Tabarruj)

Bila anda memperhatikan syarat-syarat tersebut di atas akan nampak bagi anda bahwa banyak di antara wanita-wanita sekarang ini yang menamakan diri sebagai wanita berjilbab, padahal pada hakekatnya mereka belum berjilbab. Mereka tidak menamakan jilbab dengan nama yang sebenarnya. Mereka menamakan Tabarruj sebagai hijab dan menamakan maksiat sebagai ketaatan.

Musuh-musuh kebangkitan Islam berusaha dengan sekuat tenaga menggelincirkan wanita itu, lalu Allah menggagalkan tipu daya mereka dan meneguhkan orang-orang Mu’min di atas ketaatan kepada Tuhannya. Mereka memanfaatkan wanita itu dengan cara-cara kotor untuk memalingkannya dari jalan Tuhan dengan memproduksi jilbab dalam berbagai bentuk dan menamakannya sebagai “jalan tengah” yang dengan itu ia akan mendapatkan ridha Tuhannya -sebagaimana pengakuan mereka- dan pada saat yang sama ia dapat beradaptasi dengan lingkungannya dan tetap menjaga kecantikannya.

Kami Dengar Dan Kami Taat

Seorang muslim yang jujur akan menerima perintah Tuhannya dan segera menerjemahkannya dalam amal nyata, karena cinta dan perhomatannya terhadap Islam, bangga dengan syariat-Nya, mendengar dan taat kepada sunnah nabi-Nya dan tidak peduli dengan keadaan orang-orang sesat yang berpaling dari kenyataan yang sebenarnya, serta lalai akan tempat kembali yang ia nantikan. Allah menafikan keimanan orang yang berpaling dari ketaatan kepada-Nya dan kepada rasul-Nya:“Dan mereka berkata: “Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami menaati (keduanya).” Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang.” (Q.S. An-Nur: 47-48)

Firman Allah yang lain (yang artinya): “Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan: “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapatkan kemenangan.” (Q.S. An-Nur: 51-52)

Dari Shofiyah binti Syaibah berkata: “Ketika kami bersama Aisyah radhiyallahu anha, beliau berkata: “Saya teringat akan wanita-wanita Quraisy dan keutamaan mereka.” Aisyah berkata: “Sesungguhnya wanita-wanita Quraisy memiliki keutamaan, dan demi Allah, saya tidak melihat wanita yang lebih percaya kepada kitab Allah dan lebih meyakini ayat-ayat-Nya melebihi wanita-wanita Anshor. Ketika turun kepada mereka ayat: “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (Q.S. An-Nur: 31) Maka para suami segera mendatangi istri-istri mereka dan membacakan apa yang diturunkan Allah kepada mereka. Mereka membacakan ayat itu kepada istri, anak wanita, saudara wanita dan kaum kerabatnya. Dan tidak seorangpun di antara wanita itu kecuali segera berdiri mengambil kain gorden (tirai) dan menutupi kepala dan wajahnya, karena percaya dan iman kepada apa yang diturunkan Allah dalam kitab-Nya. Sehingga mereka (berjalan) di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dengan kain penutup seakan-akan di atas kepalanya terdapat burung gagak.”

 

Jilbab-Wanita-Muslimah

Selain berfungsi menutupi aurat perempuan, sebetulnya jilbab atau kerudung juga bermanfaat melindungi rambut dan kulit kepala dari sinar matahari (UV). kandungan Ultra Violet di dalam sinar matahari berpotensi merusak struktur fisik dan kimia rambut hal ini menyebabkan rambut menjadi kering, mudah rusak, dan patah.

Hijabers, pasti banyak dari kalian yang mengalami kerontokan rambut karena memakai jilbab ataupun hijab.

Hal ini bisa terjadi terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Permasalahan yang paling sering timbul pada rambut perempuan berjilbab di antaranya adalah:

 

1. Berminyak hal ini disebabkan oleh rambut yang tertutup jilbab, rambut tidak mendapatkan udara yang cukup. Hal ini memicu minyak dan keringat pada rambut cenderung menumpuk. Akibatnya rambut mudah lepek.

 

2. Berketombe Nah, karena rambut yang lembab tentunya ini bisa menyebabkan timbulnya ketombe, baik ketombe kering maupun basah. Akibatnya kulit kepala sering gatal.

 

3. Rontok Hal ini berkseinambungan rambut tertutup kenderung menyebabkan lembab dan rambut lembab cenderung berketombe. Ketombe inilah yang lama-lama bisa jadi penyebab kerontokan rambut. Nah, supaya hijabers bisa tetap memilik rambut yang sehat dan indah walaupun memakai jilbab, diperlukan perawatan ekstra. Beberapa tips di bawah bisa Anda coba:

  • Keramas secara teratur Ada baiknya kita rutin untuk mencuci rambut dengan teratur minimal dua sampai tiga hari sekali. Pilihlah sampo dari bahan alami dan sesuaikan dengan jenis rambut Anda. Bisa juga menggunakan sampo yang mengandung sari lidah buaya karena berkhasiat memperbaiki pertumbuhan rambut dan mengurangi kerontokan. Selalu gunakan kondisioner sehabis keramas agar rambut lembut, harum, dan kuat.
  • Masker rambut dan hair tonic Gunakan masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Masker rambut siap pakai banyak tersedia di toko-toko kosmetik. Pilihlah yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Misalnya, sari alpukat untuk jenis rambut kering atau sari jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe. Untuk menguatkan akar rambut pilihlah yang mengandung ginseng. Gunakan masker setelah keramas, kemudian oleskan di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, lalu bilas kembali menggunakan air bersih. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas.
  • Rajin menyisir rambut Nah ini sederhana tapi manjur, rajinlah menyisir rambut minimal tiga kali sehari. Menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijatan kulit kepala yang bermanfaat membantu kelancaran peredaran darah. Sebaiknya gunakan sisir plastik yang bergigi jarang untuk mencegah kerontokan rambut. Hindari menarik garis belahan rambut hanya pada satu sisi karena kerontokan bisa berawal dari garis belahan rambut.

 

4. Hindari rambut basah saat berjilbab Jangan mengenakan jilbab saat rambut dalam kondisi basah sebab akan mempertinggi kadar kelembaban rambut yang menyebabkan rambut rontok. Biarkan rambut kering alami. Jika harus mengeringkan rambut dengan hair dryer, gunakan temperatur rendah dengan jarak 10-15 cm dari rambut.

 

5. Model rambut yang praktis Hindari rambut terlalu panjang karena akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi udara. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm. Disarankan juga untuk menghindari model potongan rambut berponi. Poni bisa merepotkan Anda karena harus terus membereskan rambut-rambut poni yang keluar dari kerudung.

 

6. Jangan mengikat rambut terlalu keras Bila rambut Anda panjang terurai, gunakan karet rambut yang tidak terlalu keras. Jepit rambut lebih disarankan karena tidak terlalu kuat menarik rambut. Hindari mengikat rambut terlalu kencang dan terlalu lama karena bisa membuat rambut patah dan rontok.

 

7. Pilih bahan jilbab yang nyaman Pilih jilbab dengan bahan yang tidak panas dan nyaman digunakan. Jilbab berbahan katun atau kaus dapat menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari. Bahan tersebut memiliki pori-pori yang dapat melancarkan sirkulasi udara bagi rambut. Gantilah kerudung setiap hari untuk menjaga kebersihan dan keharuman rambut.

 

8. Hindari warna jilbab yang gelap seperti hitam karena mudah menyerap panas. Hal ini dapat membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Demikian juga dengan lapisan dalam kerudung. Pilihlah warna terang atau putih.

 

9. Kenakan model jilbab yang praktis Saat ini model jilbab sangat bervariasi dengan berbagai kombinasi warna dan bahan bertumpuk-tumpuk. Untuk pemakaian sehari-hari dengan tingkat aktivitas yang tinggi sebaiknya hindari pemakaian model jilbab bertumpuk. Menggunakan jilbab lebih dari empat lapisan dapat memicu timbulnya keringat di kepala yang berkembang menjadi ketombe. Pada siang hari cukup kenakan jilbab yang terdiri atas dua lapis saja, yakni lapisan tipis sebagai dalaman (ciput) dan jilbab atau kerudung. Bagi perempuan pekerja, gunakan bahan lebih tebal untuk melindungi kulit kepala dari embusan AC yang dapat membuat rambut menjadi kering. Dengan memperhatikan dan mempraktikkan teknik perawatan rambut di atas, rambut Anda pasti tetap indah dan sehat meski tertutup kerudung. Selamat mencoba Hijabers.

September 16, 2013 | In: tips

TIPS MEMILIH MODEL JILBAB WISUDA

berkerudung.com

Wisuda adalah moment penting yang paling ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa/i. Oleh karenanya, untuk menghadapi hari istimewa tersebut segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan matang. Mulai dari memastikan kehadiran keluarga dan orang-orang terdekat, mempersiapkan toga, kebaya, make-up, dan tentu saja model jilbab wisuda untuk kamu mahasiswi muslimah yang berjilbab.

Seperti apa sih model jilbab yang cocok untuk digunakan saat wisuda? Nah, sekarang tenang dan tidak perlu bingung, karena ada tips yang bisa membantu kamu sehingga kamu tidak perlu pergi ke salon subuh-subuh hanya untuk mengkreasikan jilbabLet’s check the tips!

  1. Gunakan ciput sanggul agar jilbab tetap rapi di saat menggunakan topi sarjana.
  2. Sebaiknya gunakan kerudung segi empat atau selendang untuk memberikan kesan penampilan formal, karena wisuda merupakan rangkaian prosesi yang berlangsung khidmat.
  3. Kreasikan bentuknya agar tidak terlihat monoton. Berbagai tutorial hijab Zoya seperti cherry blossom,princess stylereine style atau estrella style dapat menjadi pilihan, selain style-nya yang fashionable juga cocok dipadankan dengan kebaya dan tetap menjadi jilbab syar’i.
  4. Tambahkan dengan hiasan jilbab seperti bros atau korsase dengan warna senada untuk mempercantik penampilan. Namun jangan terlalu berlebihan dear. Pernak-pernik yang terlalu ramai juga akan membuatmu merasa tidak nyaman saat mengenakan toga.

Terakhir yang tidak kalah penting adalah lengkapi dengan senyuman terbaikmu. Ingat! moment istimewa harus didukung dengan penampilan yang spesial. Dengan begitu kamu akan terlihat menawan di hari wisudamu dengan jilbab cantik dan tetap nyaman digunakan.

Selamat wisuda, dear! 

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars

berkerudung.com

Setelah sebelumnya Zoya sempat membahas tips memilih busana yang tepat untuk travelling, kini saatnya Zoya melengkapi berbagai informasi yang kamu butuhkan dalam mempersiapkan liburan. Yaitu, dengan memberikan solusi tentang tips memilih hijab instan untuk traveling.

Aneka hijab instan atau bergo Zoya yang bisa menjadi pilihan untuk dikenakan selama ber- traveling adalah Bergo Ana SangriaBergo Husna Cerisa, dan Bergo Eropa Arcadia.

Selain karena mudah digunakan, bergo ini juga memiliki manfaat lain, seperti berikut:

Pertama, bahan hijab instan atau bergo Zoya yang terbuat dari katun lycra ini mudah menyerap keringat. Dijamin kamu tidak akan merasa kepanasan memakainya.

Kedua, persiapkan inner atau tunik katun dengan warna-warna basic agar mudah dipadu padankan.

Ketiga, jika pergi ke pegunungan atau daerah yang beriklim dingin, gunakan bergo yang cukup panjang sehingga bisa berfungsi sebagai syal yang menghangatkan tubuh.

Keempat, tidak perlu khawatir dan repot membawa setrika karena hijab instan travelling dari zoya ini tidak mudah kusut sehingga dapat digunakan kapan saja..

Jadi, sudah siap travelling seru dengan aneka hijab instan atau bergo Zoya?

Baca juga Tips Travelling Ala Rasulullah (link ke artikel ybs) untuk menjadikan travelling-mu semakin berkah :)

 

berbagai sumber

berkerudung.com

Salah satu elemen penting di dalam kenyamanan berpenampilan adalah pemilihan busana yang selaras dengan kepribadian terutama cocok atau tidaknya busana tersebut dengan warna kulit Anda. Mengapa? Karena kesalahan memilih warna busana yang tidak sesuai akan menyebabkan beberapa hal seperti : kulit terlihat kusam, membuat kesan yang salah lewat bayangan mata, menyebabkan kesan yang salah tentang besarnya pipi Anda bahkan membuat warna gigi Anda kuning dll. Sebaliknya jika Anda tepat memilih warna busana akan memperlihatkan : warna kulit lebih cerah. Mata terlihat lebih besar dan mempesona.

Untuk itu Anda perlu paham betul tentang bagaimana tips memilih busana yang sesuai dengan warna kulit. Cara yang paling sederhana adalah dengan melakukan percobaan berikut : Berdirilah di depan cermin, usahakan berada di tempat yang memiliki cahaya natural sebanyak mungkin. Kemudian cobalah beberapa warna baju yang berbeda dan Anda akan tahu :which color suits you best!

Tips lain dalam memilih warna busana yang sesuai dengan warna kulit Anda, adalah sebagai berikiut :

  1. Warna Kulit gelap

Jika Anda berkulit gelap, lebih baik kenakan warna-warna busana yang justru kontras dengan warna kulit Anda. Pilihan warna terbaik antara lain : Putih, Pink, khaki, abu-abu dan baby blue, hindari warna seperti cokelat gelap, hitam, magenta, turquoise, hijau daun.

  1. Warna Kulit Sawo Matang

Perpaduan warna terang dan gelap akan terlihat bagus dan memberikan kesan yang elegan untuk Anda yang memiliki kulit sawo matang. Jangan ragu memilih warna orange, pink ,burgundy,beige,navy tapi hindari warna olive merah dan cokelat gelap.

  1. Warna Kulit Putih

Pada dasarnya untuk Anda yang memiliki warna kulit lebih terang cocok menggunakan warna apapun, namun Anda akan terlihat lebih menawan bila Anda memilih warna-warna yang lembut seperti pastel. Warna tersebut akan membuat Anda lebih rileks dan menarik. Warna cokelat, biru terang, beige, bold blue dan off-white juga pilihan yang tepat. Sebaliknya hindari warna yang memudar.

  1. Warna Kulit Kuning Langsat

Bagi Anda yang berkulit kuning langsat, busana dengan corak warna biru, jingga, merah, kuning, dan warna tropis lainnya adalah pilihan yang tepat.

So bye bye krisis pede !

 

berkerudung.com

Rambut adalah mahkota bagi setiap wanita tanpa terkecuali kita sebagai muslimah. Walaupun rambut tertutup oleh hijab bukan berarti kita mengabaikan kesehatannya. Justru rambut yang terbiasa ditutup harus mendapatkan perhatian lebih dalam perawatannya agar terhindar dari berbagai macam masalah. Makanya kita harus cermat dan sangat paham tentang cara/tips merawat kesehatan rambut untuk wanita berhijab.

tips merawat rambutRambut yang tertutup dalam waktu lama akan membuat rambut kekurangan oksigen, menjadi panas, berminyak dan mudah rontok. Ditambah lagi dengan kondisi alam Indonesia yang memiliki tingkat kelembaban yang cukup tinggi sering menimbulkan penyakit kulit , terutama pada kulit rambut, contohnya ketombe.

Pasti kamu tidak ingin kan rambut kita rusak begitu saja? So, tidak ada alasan malas lagi untuk merawat rambut, karena perawatannya mudah, murah dan bisa dilakukan sendiri dirumah. Caranya:

  1. Biasakan keramas secara teratur 2-3 hari sekali
  2. Pilihlah shampoo yang sesuai dengan jenis dan kulit kepalamu.
  3. Gunakanan hair tonik setelah keramas dan lakukan pijatan ringan pada kulit kepala untuk membantu melancarkan peredaran darah
  4. Creambath seminggu sekali akan sangat membantu dalam menjaga kesehan rambut dan kulit mu sehingga asupan nutrisi tetap terjaga serta menghindari kelembaban dari kulit kepala berketombe.
  5. Perhatikan pola makan dan lakukan gaya hidup sehat. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung rendah lemak serta kaya akan protein, vitamin B-6, vitamin B-12 dan vitamin C, serta zat besi yang mampu memberikan nutrisi secara alami seperti kacang-kacangan, bayam, pisang dan lain-lain.

Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan dalam perawatan rambut dan kulit untuk wanita berhijab adalah:

  1. Pastikan kondisi rambut harus kering saat mengenakan hijab. Rambut yang masih basah / lembab akan menyebabkan rambut menjadi rapuh, menimbulkan ketombe dan menjadikan kulit kepala lembab.
  2. Jangan mengikat rambut terlalu keras karena akan menyebabkan rambut kering dan mudah patah.
  3. Jangan seharian memakai hijab, setidaknya luangkan waktu untuk melepas hijab agar pori-pori kulit kepala bisa bernafas, terutama saat tidur.

source: berbagai sumber

berkerudung.com

Sebagai muslimah berhijab, tentu setiap harinya kita perlu tampil menarik. Salah satu faktor pendukung yang dapat membuat penampilan kita seCara-Tepat-Mengenakan-Aksesoris-Hijabmakin menarik adalah dengan sentuhan aksesoris. Jika kamu salah satu penggemar/pemakai kerudung berlapis, fungsi aksesoris ini sangat bermanfaat disamping untuk menguatkan atau mematikan dua ujung hijab agar tidak mudah bergeser-geser sehingga tampak rapi, juga untuk membuat penampilan lebih cantik.

Pelaku Usaha Aksesoris dan Penulis Buku ‘Membuat Bros dan Manik-Manik’, Erryza Susilo mengatakan aksesoris Muslimah berhijab biasanya didominasi oleh bros dan peniti. Untuk penggunaan kedua asesoris tersebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:

  1. Kenakan bros atau peniti yang sedikit kontras dengan warna hijabmu. Agar lebih menonjolkan keberadan bros tersebut.
  2. Kenakan bros atau peniti yang sesuai dengan karaktermu. Bila kamu suka mengenakan bros yang besar, perhatikan penempatannya. Bros yang terlalu besar jangan diletakkan di bagian kepala, melainkan cukup disematkan di bahu saja.
  3. Pilih aksesoris yang cukup bagus dan berkualitas, terutama penitinya kuat agar bisa awet dan bisa digunakan di berbagai kesempatan.
  4. Bila mengenakan bros perhatikan ukuran penitinya. Peniti terlalu kecil akan menyulitkan untuk menggunakannya. Apalagi kalau hijab yang digunakan ada dua lembar atau lebih tentu tidak bisa masuk ke dalam peniti. Karena itu pilih bros yang menggunakan peniti berukuran sedang.
  5. Bagi ibu-ibu muda yang memiliki anak balita, hindari menggunakan bros/ peniti karena kurang menarik perhatian anak. Karena anak akan menarik atau merusak bros maupun dandanan hijab. Apabila akan pergi bersama anak, terutama yang masih digendong, gunakan model hijab yang simpel dan mengurangi penggunaan aksesoris yang mencolok.

 

Source: Berbagai Sumber

August 26, 2013 | In: Uncategorized

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!